Merawat Ikan Mas Koki
0
Ikan mas koki merupakan jenis ikan hias yang dominan dari berbagai jenis ikan hias di Indonesia. Hal tersebut terkait dengan kelebihannya yaitu bentuk siripnya yang indah, kepalanya yang menyerupai kepala singa serta tubuhnya yang dilapisi aneka warna dengan gerakannya yang lemah gemulai telah memikat hati para penggemarnya.
Memelihara ikan koki di akuarium
Idealnya ukuran akuarium guna memelihara ikan mas koki yaitu 90 x 30 x 38 cm. Suhu air pemeliharaan 18 – 21 0C, pH < 8. Pakan yang diberikan berupa pakan alami atau pakan buatan sebanyak satu kali/ hari. Proses penggantian air dilakukan seminggu sekali sebanyak ¼ - 1/3 bagian dengan cara menyipon(membersihkan pakai spon), sedangkan untuk membersihkan kotoran yang melayang dalam air digunakan filter.
Cara Mengetahui Jenis Kelamin ikan mas koki
Ikan koki Betina
- Pada bagian perut agak membesar
- Bentuk dubur besar dan bulat
Ikan koki Jantan
- Terdapat benjolan kecil warna putih pada tutup insang atau terkadang pada jari-jari pertama sirip dada
- Bentuk dubur oval dan kecil
Pemeliharaan Ikan Koki di Kolam
- Pakan yang diberikan berupa cacing rambut atau pakan buatan dengan kadar protein minimal 15%.
- Ukuran bak 2 x 2 x 0,6 m3 yang dilengkapi saluran pengeluaran air
- Induk jantan dan betina yang telah berumur 2 – 4 tahun, ditempatkan secara terpisah dalam bak yang cukup mendapat sinar matahari
- Air berasal dari air tanah yang telah diendapkan atau ledeng yang kaporitnya telah dinetralisasi
- Untuk menghilangkan kadar kaporit pada air ledeng tambahkan 1 sendok makan sodium thiosulfat per 200 liter air
Pemijahan Ikan Mas Koki (bila ikan koki bertelur)
- Bak Pemijahan dijemur terlebih dahulu sampai dasarnya kering
- Masukkan air setinggi 25 cm, kemudian untuk mengendalikan suhu air digunakan aerator dan thermostat
- Pakailah tanaman air yang mengapung dlm jumlah 1/3 luas permukaan sebagai tempat telur menempel.
- Suhu media pemijahan 23-270C, pH 7,2 – 7,5, Oksigen terlarut 5 ppm, kesadahan air 50 – 200 dH ( 1 dH= 7,1 ppm)
- Induk mas koki dimasukkan ke dalam bak pemijahan dengan perbandingan betina : jantan = 1:3. Pemijahan berlangsung pada malam hari menjelang subuh
- Hindarkan telur-telur dari curahan air hujan atau sengatan sinar matahari
- Keesokan harinya, telur-telur hasil pemijahan menempel di tanaman air.
- Telur dibiarkan di kakaban/tanaman air sampai menetas, induk dipindahkan kembali ke kolam pemeliharaan induk.
- Untuk menjaga kualitas air pemeliharaan larva, lakukan penggantian sebagian air dengan cara menyiphon dan meningkatkan aerasi.
-
Untuk menghindari tumbuhnya jamur, teteskan malachit green 1 ppm (1 mg untuk 1000 liter air) pada media pemeliharaan. Setelah 15 menit air dibuang dan diganti dengan air yang baru.
- Telur akan menetas dalam waktu 2 hari pada suhu 27 0C menjadi larva ukuran 5 mm
- Seleksi terhadap larva ikan sebaiknya dilakukan secara rutin setelah larva berumur 2 minggu, 3 minggu dan 2-3 bulan.
- Setelah larva (anakan ikan koki) berumur 2 – 3 hari diberikan pakan berupa jasad renik (moina, daphnia, infusoria dan rotifera), cacing rambut atau makanan buatan.
Dari Beragam Sumber.
Artikel Terkait :




















