Mancing Teknik Casting Dan Cara Melempar Lure Yang Baik

1
on
Mancing Teknik Casting Dan Cara Melempar Lure Yang Baik

Untuk kawan-kawan yang menyukai gaya popping atau baitcasting tentu memiliki cara yang jitu . Umpan harus dilempar sejauh mungkin sesuai dengan sasaran yang dituju. Dibawah ini adalah cara melempar umpan (casting) dengan menggunakan spinning reel :

Posisi tangan yang dominan menjepit gagang reel yang terpasang pada reel holder di joran. Dua jari di belakang dan dua jari di depan. Jari telunjuk yang akan kita gunakan nanti untuk menahan line/senar dan menekannya pada joran.

Panjang senar dan pemberat yang terayun bebas di ujung rod usahakan antara 15 – 45 cm. Jangan terlalu panjang karena nantinya malah akan merepotkan. Resikonya ialah kita akan mengalami kejadian mata kail menyangkut di kapal saat joran akan diayun gara-gara senar yang bebas terlalu panjang.

Tekan senar dengan jari telunjuk ke joran. Tahan. Buka bail arm pada spinning reel dengan tangan yang satunya. Ingat langkah ini jangan terbalik. Kalau kita buka bail arm baru menekan senar, maka yang terjadi senar akan lepas tak beraturan.

Ketika senar telah ditahan dan bail arm telah terbuka, maka saatnya melakukan ayunan. Ayunan rod dimulai dari belakang bahu. Kemudian lengan diayunkan ke depan. Untuk joran yang ringan ayunan bisa menggunakan satu tangan sedangkan untuk joran yang berat, tangan yang lain bisa membantu mengayun pada batang joran di bagian bawah holder spinning reel.

ring cincin guide untuk joran pancing

ring cincin guide untuk joran pancing

Hal yang paling penting adalah menentukan saat yang tepat untuk melepas jari kita yang menahan senar pada joran. Jika terlalu cepat melepas senar, jangankan lari kedepan bisa-bisa kail dan pemberat akan meluncur keatas dan mengenai kepala kita. Atau bisa juga kail lari ke arah yang tidak kita inginkan. Jika terlalu lambat, kail akan jatuh tepat di depan kaki kita.

Dan tentu saja tak ada gunanya kita melakukan casting jika umpan jatuh tepat di depan kaki kita. Untuk dapat menentukan saat yang tepat melepaskan jari ini diperlukan latihan. Sehingga, perlu latihan beberapa kali, mungkin 5 kali udh bisa, untuk mengetahui cara melempar lure atau umpan.

Cara Mancing Dengan Teknik Casting

Selain mancing di laut, salah satu teknik mancing yang bisa diaplikasi mancing di sungai atau muara atau kolam namun dengan teknik yang lain yakni dengan teknik casting, yakni mancing dengan teknik melemparkan umpan tiruan (umpan palsu) atau dalam bahasa inggris sering disebut ” artificial lure”, setelah dilempar kemudian ditarik agar umpan bergerak dan menimbulkan gaya tersendiri (action) yang menarik perhatian ikan untuk menyambarnya.

 Teknik casting ini bisa diaplikasikan di sungai, kolam atau muara sungai, yang kami tulis disini adalah kategori light casting, atau bisa disebut juga casting dengan piranti ukuran kecil, baik joran, reel maupun lure nya termasuk ukuran kecil.

Dari beragam forum yang banyak memberi informasi akurat, berikut kami sarikan hal-hal penting apa saja yang perlu dilaksanakan.

Joran Pancing Untuk Teknik Casting

Joran untuk mancing casting di sungai-sungai, atau kolam rata-rata menggunakan joran ukuran panjang 180-210 cm, biasa berukuran 10-15 lbs, untuk di muara bisa menggunakan yang panjangnya lebih dari itu.

Reel Pancing Yang Digunakan Casting

Bisa menggunakan reel spinning atau baitcasting, Reel yang dipakai bisasanya menggunakan ukuran 1000-2000, dengan ukuran ini selain tidak memerlukan senar/benang yang begitu panjang, dengan reel ukuran tersebut piranti akan terasa ringan dan seimbang dengan jorannya.

 

Senar/Benang Spesial Teknik Casting

Senar atau benang yang digunakan paling enak ukuran 0.25 untuk monofilament dan untuk benang braided atau PE bisa menggunakan ukuran 20 lbs, para castinger mahir sering menyebut juga dengan benang PE 1, PE 1,5 atau PE 2 dengan kekuatannya masing-masing.

Pemilihan ini tergantung kemampuan pemancing, tidak ada batasan ideal, monggo terserah, tapi kalau memang ada dana lebih bisa menggunakan benang PE yang tentunya berukuran lebih kecil tapi kekuatannya lebih besar dibanding menggunakan senar, pada saat melempar umpan juga lebih “smooth”.

Penggunaan Leader Khusus Casting:

Dalam mancing teknik casting terlebih yang menggunakan benang PE , Diperlukan pula leader yang dipasang diujung benang PE untuk diikatkan di umpan palsu. Fungsi leader ini sebagai pengarah PE saat casting, sebagai shock saat anda strike karena benang PE tidak mempunyai sifat elastis maka dipasang leader yang mempunyai fungsi elastis, dan apabila hasil pancingan akan diangkat, pada leaderlah kita pegang untuk mengangkatnya.

Umpan Yang Digunakan Untuk Mancing Teknik Casting

Dalam mancing teknik casting ini umpan yang dipakai adalah umpan palsu (lure), umpan palsu ini adalah umpan yang dibuat mirip dengan bentuk ikan dan bentuk hewan lain yang biasa dimakan ikan, dengan warna yang bermacam-macam. Jenis umpan palsu ini juga bermacam-macam, ada yang menyebut minnow, mini popper, spoon, stickbait, pencil bait, crankbait, frogy dll, sesuai bentuk masing-masing.

Umpan palsu ini ada yang diperuntukkan di permukaan (top water lure) atau ada yang di kedalaman air (sinking), untuk umpan di permukaan contohnya mini popper, stickbait, dan pencil bait serta frogy yakni umpan tiruan mirip katak. ukuran yang biasa dipergunakan mulai dari 3 cm s.d 7 cm

Target Ikan Mancing Teknik Casting

Sebenarnya banyak sekali ikan yang bisa dipancing dengan teknik casting ini, yakni ikan-ikan yang termasuk predator, pemakan sesama ikan, kalau di kolam target paling menyenangkan adalah ikan bawal, kalau di sungai target favorit adalah ikan hampala / palung (jawa), kalau dari muara/dermaga target favorit adalah barakuda, cendro, GT ukuran kecil dll.

Nah, sekarang anda telah mengetahui cara mancing dengan teknik casting… tunggu apa lagi?

Disarikan dari Fishy Forum.

Bagikan ke teman-teman Pemancing...

Pengertian Umpan Buatan : popper, lure, plug, minnow.

1
on

Popper

Aksi popper yang menyerupai ikan yang sedang sekarat menjadikan cirinya yang mampu mengu

ndang perhatian ikan besar atau sedang untuk menyambar popper. Kail pada popper biasanya di pasang di bagian tengah maupun ekor dengan menggunakan treble hook.

Popper adalah umpan buatan yang terbuat dari bahan dasar fiber atau kayu yang umumnya memiliki bentuk dan tipe dengan yang beragam. Ciri utama bagian mulutnya yang lebar dengan cekungan ke dalam. Kondisi mulut popper seperti inilah yang kemudian dapat menimbulkan aksi berupa percikan air khas digunakan dengan cara disentak-sentakan di permukaan air.

Lure

Penyebutan istilah lure di kalangan mancing mania juga terjadi salah kaprah yaitu banyak orang yang menyebut lure dengan konahead. Padahal konahead adalah merek alat pancing.

Lure juga umpan buatan yang bentuknya menyerupai kepala cumi-cumi yang dipadu dengan rumbai-rumbai (skrit) sehingga ketika ditarik atau berjalan menyerupai cumi yang hidup. Bahkan biasanya kepala cumi buatan itu dari resin maupun campuran tertentu. Dibagian tengah biasanya ada lubangnya sebagai tempat leader dan kail.Umpan lure biasanya digunakan untuk mancing trolling.

Plug

Aksi umpan plug itu ketika digunakan menyelam dibawah permukaan air dengan aksi meliak-liuk. Kail Biasanya ditengah atau di belakang dengan kail treble. Biasanya plug digunakan untuk mancing dengan cara casting baik di sungai, danau maupun di waduk-waduk.

Plug juga merupakan umpan buatan yang bahannya bisa terbuat dari kayu maupun plastik. Plug merupakan istilah lain daripada minnow namun ukuran plug biasanya lebih kecil. Dibagian muka terdapat bibir seperti minnow yang berfungsi sebagai pengikat leader maupun wire.

Minnow

Banyak mania mancing yang salah kaprah menamai minnow dengan sebutan nama Rapala, padahal Rapala adalah merk Minnow. Salah kaprah ini persis seperti orang jawa dahulu yang menyebut Sepeda motor dengan sebutan Honda.

Minnow bentuknya menyerupai ikan. Pada bagian mulut ikan dibuat semacam lidah yang menjulur yang terbuat dari plat besi, biasa disebut lips atau bibir.

Dalam bibir juga terdapat kolongan sebagai tempat lider mono maupun karat (wire). Aksi minnow tergantung dibibirnya dan biasanya menyelam dengan gerakan meliak-liuk seperti ikan berenang. Penempatan kail pancing biasanya di perut dan di ekor dengan menggunakan treble hook. Mania mancing memakai minnow biasanya untuk memancing trolling maupun casting.

minnow

Penyettingan atau Install Popper

Maksud di sini Install popper adalah mengukur tingkat kestabilan dari popper, dengan cara memasukkan / menjatuhkan popper kedalam air laut yang ada di dalam suatu wadah. Sebagai langkah awal sebelum melakukan setting pada popper, sebaiknya sediakanlah air laut secukupnya dan tampung dalam wadah berupa ember atau yang lainnya sesuai dengan panjang popper.

Selanjutnya pastikan kedudukan popper dalam kondisi normal (layak pakai) dengan posisi tegak lurus sebatas leher popper, namun bila kondisi popper seperti terlihat miring/nungging, berarti popper tidak normal dan harus dilakukan penyetelan ulang, dengan cara sebagai berikut:

Mengganti ukuran mata kail

Jika didapati stabilizer kurang beratnya, gunakanlah mata kail cabang tiga yang lebih besar ukurannya misalnya : bila semula menggunkan ukuran 03, cobalah ganti dengan nomor 05. begitu sebaliknya jika stabilizer terlalu berat, gantilah mata kail yang berukuran lebih kecil misalnya: semula ukuran 05, cobalah ganti dengan ukuran nomor 04.

Mengurangi mata kail

Jika stabilizer terlalu berat, lepaskanlah kail yang berada dibagian dada/badan, gunakanlah hanya satu kail di bagian ekor saja. Khusus untuk popper type pensil, aksi yang baik adalah: pada saat popper ditarik dengan cepat posisi mulut popper kadang terangkat dari permukaan air, sedang bagian badannya berada dibawah permukaan.

Karena itu percikan yang timbul saat popper menabrak jauh lebih kecil dibandingkan dengan type chuger. Sedang yang harus diperhatikan pada popper jenis pensil ialah, jika stabilizernya terlalu berat posisi mulut akan selalu dibawah permukaan air, namun jika terlalu ringan maka badan popper akan terangkat hingga ke permukaan.

Mengurangi / menambah berat popper type Chuger.

Apabila posisi kepala atau mulut popper berada di permukaan air (tenggelam) seperti pada gambar 2, penyetelan dilakukan dengan mengurangi atau menambah pemberat (stabilizer) dengan cara : potonglah kawat yang terdapat dibagian ekor, lalu keluarkan timahnya dan kurangi atau tambahkan beratnya. Bila telah usai rangkai kembali dengan menggunakan kawat stainless stell 1,4 mm.

Banyak kekreatifan untuk mengolah atau membuat umpan pancing seperti popper, minnow, lure hingga plug, tetapi yang lebih berharga adalah bila saling berbagi informasi agar semua pemancing mengetahuinya….

Bagikan ke teman-teman Pemancing...