Cara Mancing Ikan Lele

1
on

Tentang Ikan Lele

Oleh Kail Pancing

Ada 55 spesies ikan lele di dunia, dan di Indonesia tersebar sekitar 5 spesies. Ikan lele sudah banyak yang diternak dan umumnya ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang diimpor. Ikan lele lokal masih ada di alam, seperti lele hitam/koli (Clarias leiacanthus), lele akar (Clarias batrachus), lele panjang/ limbek (Clarias nieuhofii), dan lain-lain. Saya ingin cerita sedikit tentang cara mancing ikan lele .

Cara Mancing Ikan Lele

Ikan lele hidup di sungai dengan arus air yang pelan, rawa, telaga, waduk, kolam, juga sawah yang tergenang air. Ikan ini tidak suka pada air yang terlalu dalam. Bahkan ikan lele dapat hidup pada air yang tercemar, misalnya di got-got dan selokan pembuangan.

Ikan lele bersifat nokturnal, yaitu aktif bergerak mencari makanan pada malam hari. Pada siang hari, ikan lele sembunyi dan berlindung di tempat-tempat gelap. Di alam, ikan lele berkembang biak pada musim hujan.

Ikan Lele

Ikan Lele

Cara mancing ikan lele membutuhkan seni tersendiri. Karena ikan ini ikan nokturnal yang aktif di malam hari maka memancing lele lebih baik dilakukan malam hari. Bukan berarti ikan ini tidak mau makan pada siang hari, tetapi pada malam hari lele akan lebih agresif dan lebih ganas.

Ikan lele dumbo di kolam biasa juga dipancing siang hari. Namun memancing lele di alam bebas lebih mengasyikkan karena banyak tantan

gannya, apalagi kalau dilakukan pada malam hari.

Peralatan pancing yang diperlukan cukup perangkat ringan saja. Kail pancing ukuran 8 – 10, tali pancing/senar/kenur untuk ukuran berat ikan sampai 3 kg. Tapi untuk mancing ikan lele kolam yang beratnya mencapai 15 kg tentu memerlukan tali pancing yang kuat. Joran pancing yang sesuai untuk berat ikan maksimal 3 kg, kecuali untuk mancing lele kolam yang besar.

Jika mancing dilakukan malam hari tentu perlu peralatan pancing lain seperti senter, namun saat mancing usahakan tidak menyalakan senter ke arah air karena menyebabkan ikan lele sembunyi.

Selain itu mungkin dibutuhkan starlight alias alat pendar cahaya yang dipasang di ujung joran pancing sebagai penanda kalau pancing sudah dimakan ikan. Bisa juga menggunakan alat dering atau bunyi-bunyian sebagai penanda.

Selain dengan pancing biasa, memancing lele juga bisa dilakukan dengan memasang tajur, yaitu sejenis pancing dengan joran pendek yang dibiarkan beberapa lama. Dalam waktu tertentu tajur tersebut dilihat apakah sudah dimakan ikan atau belum. Untuk umpan pancing dapat diberikan berupa cacing tanah, potongan daging ikan, serangga, ulat, laron, dan kroto, jangkrik, kecoa dan serangga lainnya.

Saya lebih sering menggunakan cacing tanah sebab cara mancing ikan lele dengan umpan ini lebih praktis. Ada untungnya jika memancing lele saat malam hari ini, sebab biasanya kalau siang hari umpan-umpan seperti cacing dan serangga akan terlebih dahulu dihabisi oleh ikan-ikan kecil seperti kepar atau puyu.

Bro bisa baca sy punya produk metal jig juga…

zp8497586rq
Bagikan ke teman-teman Pemancing...

Mancing Ikan Lele

2
on
Mancing Ikan Lele

Hobi Mancing Anda Lebih Pada Mancing Ikan Lele ?

Oleh Kail Pancing

Ikan lele merupakan ikan sungai yang sangat menarik. Umumnya mempunyai kumis dan senjata ampuh (sebenarnya merupakan sirip pembantu) yang bisa melukai tangan orang yang memegangnya.

Ikan lele hidup disebagian perairan sungai di Indonesia. Gerakannya lincah. Ikan sungai ini menyukai hidup menggerombol, dan perkembangbiakannya lumayan sangat cepat. Bahkan bisa dijadikan bisnis usaha yang menggiurkan.

Ikan sungai yang berkumis ini pun terkadang bisa ditemui di sejumlah empang atau sawah yang cukup banyak airnya. Gerakannya yang sangat gesit dan meliuk membuat penasaran banyak orang untuk memancing ikan kumis tersebut atau sekadar untuk mendapatkannya.

Umpan Mancing Ikan Lele

Kebanyakan pemancing menggunakan bermacam-macam umpan mancing untuk ikan lele. Sebab ikan lele ini bisa dibilang sebagai predator, atau kanibal. Jadi ada pemancing sungai yang menggunakan umpan cacing lur, jangkrik, lumut.

Yang perlu diperhatikan oleh pancing mania adalah kebiasaan ikan pada umumnya. Yakni ikan paling suka makan jamnya pada pagi hari dan sore hari. Tatkala siang hari, ikan sudah jarang melakukan aktifitas makan. Nah, tinggal anda mengatur strateginya saja.

Yang mungkin agak mudah mancingnya adalah bila anda memancing di sungai yang berarus dan airnya tidak jenuh. Itu paling mudah memancing dan cepat dapat, gak perduli pagi, siang, sore, atau malam. Sebab air selalu segar, mengandung oksigen yang tinggi, sehingga ikan cepat sekali lapar.

Tetapi kini rupanya sudah sulit menemukan sungai seperti itu kecuali di daerah pedesaan pelosok sekali ya. Nah, ada juga perbedaan cara mancing ikan lele di masing-masing daerah.

Hal ini terutama disebabkan pada kebiasaannya saja yang berbeda. Bisa jadi di daerah A, ikan lele suka dengan cacing dan lumut. Lalu di daerah B, ikan lele suka sekali dengan daging atau kroto. Mengapa demikian, sebab bisa jadi ikan lele di daerah B pun sudah jenuh dengan cacing. Dan pemancing di daerah B sudah beralih lama menggunakan umpan daging dan kroto.

Kadang dibutuhkan skill juga untuk mancing lele, apalagi lele yang ada di sungai biasanya lebih gesit dan sulit dipancing daripada di kolam.

Ikan Lele

Ikan Lele

Nah, perlu juga anda menggunakan mata kail tajam, agar tdk terlewatkan momen strikenya. Atau, barangkali anda mau mencoba menggunakan metal jig? Hahahaha…tentu saja untuk mancing ikan lele tidak perlu timah jig kan? sekian.

Bagikan ke teman-teman Pemancing...